SISTEMATIKA PENULISAN MAKALAH
Pasti teman teman juga memiliki banyak tugas yang berhubungan dengan karya tulis kan?Salah satu jenis karya tulis adalah Makalah'
Nah saya akan bebagi tentang sistematika penulisan makalah yang baik.
1. Tahap Persiapan
- Pemilihan
topik
- Perumusan
tujuan
- Identifikasi
pembaca
- Tentukan
batasan isi materi
- Tentukan
judul makalah
- Kumpulkan
literatur dan bahan pendukung yang terpercaya
- Lakukan
wawancara narasumber jika perlu
- Buat
ringkasan kecil dari bahan materi yang terkumpul
- Catat
kutipan dan kata sulit
2. Tahap Penulisan Draft
- Buat
tulisan kasar ke dalam setiap susunan makalah
- Lakukan
perumusan masalah dan kesimpulan
3. Tahap Revisi
- Pemeriksaan
ide apakah sesuai topik dan tujuan,apakah melewati batas pembahasan
atau tidak.
- Pembahasan
apa yang kurang mendetail.
- Penyesuaian
dengan kebutuhan dan kejelasan penjabaran untuk pembaca.
- Tambahkan
reaksi dan masukan dari orang lain yang membaca.
4. Tahap Penyuntingan
- Perhatikan
kembali aspek mekanik seperti huruf kapital, ejaan, struktur kalimat,
tanda Baca, istilah, kosakata, format karangan.
- Gunakan
sedikit metafora, irama, atau kiasan untuk memberikan gaya tulisan Anda.
5. Tahap Publikasi
- Perhatikan
cover, footer dan header jika perlu untuk disesuaikan dengan media
publikasi yang akan kita tuju.
- Konsultasikan
dengan pembimbing atau orang yang ahli di bidang yang sama.
- Buat
versi presentasi dari makalah Anda jika diperlukan.
KERANGKA PEYUSUNAN
1. Cover
Cover/Sampul makalah memuat judul makalah serta nama penulis,
logo lembaga/institusi, tempat dan tahun terbit. Nama penulis ditulis dengan
jelas, nama asli dan nama lengkap tanpa disingkat serta tanpa menyebutkan
gelar. Alamat penulis memuat nama instansi atau lembaga tempat penulis bekerja
atau menempuh jenjang studi (universitas). Tahun terbit adalah tahun pada saat
makalah telah selesai penelitian dan penulisannya kemudian diterbitkan untuk
umum.
Judul pada halaman cover atau sampul menggunakan huruf
kapital yang dicetak tebal dengan menggunakan jenis huruf Times New Roman
dengan besar font sebesar 14, ditulis dengan pengaturan layout center
(rata tengah). Untuk penulisan nama penulis dan tidak diperlukan huruf kapital
untuk semua kata, cukup huruf kapital di awal kata. Namun untuk penulisan
keterangan nama instansi atau jenjang pendidikan menggunakan huruf kapital
dengan dicetak tebal.
Judul yang ditampilkan harus judul yang jelas, informatif,
singkat namun menjelaskan isi dari penelitian dalam makalah tersebut. Anda
tidak dianjurkan menuliskan judul makalah misalnya “Laporan Penelitian Kajian
Sosial di Masyarakat”, Anda harus menjelaskan lebih spesifik pada judul Anda
tersebut, yaitu misalnya “Pengaruh Budaya Patrilineal dalam kehidupan
masyarakat Jawa” judul tersebut akan menginformasikan kepada pembaca, garis
besar dari isi atau bahasan makalah Anda.
Contoh penulisan cover/sampul :
Pengaruh Budaya Patrilineal dalam Kehidupan Masyarakat
Jawa
LOGO
INSTITUSI
Disusun oleh :
RIZKA NURUL MAWADDA
NIM
UIN Sunan Kalijaga
YOGYAKARTA
2015
2.Daftar Isi
Daftar isi memuat informasi halaman dari isi makalah. Setiap
bab dan sub-bab dalam makalah diberikan keterangan halaman agar memudahkan
pembaca menemukan bahan yang akan dibaca. Daftar isi juga memuat daftar gambar
dan daftar tabel (jika ada).
3. Kata Pengantar
Kata pengantar mencakup isi dari keseluruhan esensi makalah,
yaitu membahas isi makalah secara menyeluruh namun umum. Hal ini perlu
dilakukan agar pembaca mempunyai pandangan umum arah dari penelitian dalam
makalah Anda tersebut.
Biasanya pada kata pengantar, penulis juga mencantumkan
ucapan syukur kepada Tuhan YME, serta ucapan terimakasih kepada pihak-pihak
yang telah mendukung dan membantu proses penyelesaian makalah.
Dalam kata pengantar penulis juga dapat menjabarkan
penjelasan waktu penulisan makalah, tempat penelitian, serta pihak-pihak yang
menjadi mentor penulis dalam menyelesaikan makalah baik individu, instansi
maupun lembaga-lembaga tertentu yang terlibat dan memberikan sumbangsih.
Dia akhir kata pengantar, penulis juga diperbolehkan
menuliskan harapan penulisan makalah tersebut, manfaat bagi pembaca, kemudian
penulis juga menerima masukan berupa kritik dan saran dari pembaca. Serta
pencantuman nama lengkap penulis, tempat dan tanggal atau tahun (waktu)
penulisan makalah tersebut namun tanpa dibubuhi tanda tangan.
4. Pendahuluan
Pendahuluan merupakan bahasan awal topik penelitian di dalam
makalah yang disusun oleh dan dari sudut pandang penulis. Pendahuluan tidak
perlu ditulis secara luas, cukup cakupan luarnya saja asalkan sudah mencakup
esensi umum dari makalah Anda. Pendahuluan dapat dijelaskan secara umum dan
singkat namun tujuan dan maknanya jelas. Pendahuluan dapat menjelaskan tentang
pokok permasalahan awal yang ditemui. Permasalahan disini yang dimaksud adalah
masalah yang ditemukan dan ingin diteliti dalam makalah Anda tersebut.
Di dalam bab pendahuluan, mencakup bab-bab penting dalam
penelitian makalah. Biasanya di dalam pendahuluan terdapat tiga poin penting
yang menjadi sub-bab nya yaitu Latar Belakang, Rumusan Masalah, dan Tujuan
Pembahasan.
5. Latar Belakang
Latar belakang menjelaskan secara umum permasalahan yang
ditemukan, serta mengapa masalah tersebut perlu untuk diteliti kemudian di
analisa dalam sebuah makalah. Latar belakang ditulis sejelas-jelasnya dengan
penjelasan yang umum dan mudah dimengerti. Dapat pula dijelaskan dari awal hal
yang ingin diteliti menjadi masalah yang perlu untuk dianalisis.
Latar belakang juga menjelaskan fakta-fakta, data-data,
temuan penelitian sebelumnya, dan referensi yang penulis temukan, yaitu alasan
yang membuat peneliti ingin meneliti hal tersebut. Penulis juga mengemukakan
pendekatan serta landasan teori yang bisa digunakan untuk menelaah permasalahan
yang ditemukan, yaitu dilihat dari sudut pandang teoritis.
Latar belakang ditulis dengan metode piramida terbalik,
yaitu mengerucut ke bawah. Pada awalnya penulis menjelasakan secara luas dan
umum gambaran permasalahan kemudian lama-kelamaan dikerucutkan menjadi poin
permasalahan krusial, objek, serta ruang lingkup yang ingin diteliti.
6. Rumusan Masalah
Rumusan masalah berisi pokok masalah yang ditemukan.
Biasanya rumusan masalah sangat singkat dan padat, tidak lebih dari satu
paragraf serta berisi poin-poin pertanyaan atau masalah yang akan diteliti.
Poin pertanyaan biasanya antara 2 sampai 3 pertanyaan. Rumusan masalah
merupakan hasil pengerucutan dari bahasan pada latar belakang yang telah diulas
sebelumnya. Cara membuat rumusan masalah yang baik adalah mengerucutkan
permasalahan melalui cara penyempitan kajian permasalahan yang begitu luas dan
umum, menjadi masalah yang sangat khusus, spesifik dan menjurus, serta ditulis
dalam bentuk pertanyaan yang kemudian akan diteliti dalam penelitian.
Tujuan penulisan rumusan masalah sanagt penting, yaitu
alasan dari dilakukannya penelitian dalam makalah tersebut. Rumusan masalah
juga berfungsi sebagai pedoman atau penentu arah penelitian, penentu metode dan
teori yang akan diambil untuk digabungkan sebagai landasan teori dalam
penelitian, serta memudahkan peneliti untuk menentukan sampel dan populasi
penelitian.
7. Tujuan Pembahasan
Tujuan pembahasan berisi manfaat dari penelitian yang
dilakukan. Pada dasarnya manfaat ini ditujukan untuk pembaca. Manfaat diperoleh
jika telah menemukan hasil atau kesimpulan dari permasalahan dan konfirmasi
dari hipotesa awal. Tujuan pembahasan biasanya ditulis secara singkat namun
menggambarkan serta mendeskripsikan manfaat penelitian kepada pembaca.
Tujuan pembahasan dibagi menjadi dua, tujuan fungsional dan
tujuan individual. Tujuan fungsional lebih ditujukan kepada instansi yang
terkena imbas dari hasil penelitian makalah yang Anda buat, yaitu manfaat
penelitian Anda diharapkan mampu menjadi landasan mengambil kebijakan atau
keputusan. Tujuan individual manfaatnya lebih kepada individu, yaitu menambah
ilmu pengetahuan, pengenalan, serta pengalaman baru terhadap kajian yang belum
diteliti sebelumnya.
Tujuan pembahasan juga memiliki manfaat penelitian kepada
penulis, yaitu menambah kaidah wawasan penulis.
8. Isi
Isi berisi uraian pokok dari topik makalah. Isi menjelaskan
tentang permasalahan, penelitian yang dilakukan, metode penelitian, tempat
penelitian, sasaran penelitian, serta penjabaran hasil data-data yang diperoleh
di lapangan. Data yang diperoleh bisa merupakan data kualitatif, data
kuantitatif, maupun mixed methods. Jika data dilakukan dengan proses
wawancara, maka penulis bisa mencantumkan kutipan hasil pembicaraan dengan
orang yang di wawancara atau narasumber tersebut. Namun jika data penelitian
berupa data kuantitatif dapat mencantumkan hasil penelitian berupa daftar tabel
berisi angka atau hal-hal yang bersifat numerik. Metode penelitian dapat
dilakukan dengan metode survey, wawancara, dan pengamatan serta pengambilan
data di lapangan.
Isi menjelaskan tentang definisi dan landasan teori, ulasan
materi, penyelesaian masalah, serta solusi atau hasil penelitian.
9. Kesimpulan
Kesimpulan merupakan penjabaran dari hasil penelitian yang
diperoleh. Hasil penelitian diperoleh dari analisis rumusan masalah yang
ditemukan kemudian dianalisis menggunakan teori dan metode penelitian yang
dilakukan, sehingga diperoleh kesimpulan penelitian. Kesimpulan bisa sesuai
dengan hipotesa namun bisa juga tidak sesuai dengan hipotesa awal sehingga
muncul sebuah kesimpulan baru dari rumusan masalah yang telah dijabarkan
sebelumnya. Kesimpulan juga menjabarkan apakah penelitian yang dilakukan telah
menjawab rumusan masalah atau masih diperlukan penelitian lanjutan.
10. Saran
Saran lebih ditujukan penulis kepada pembaca. Saran
diperoleh dari kesimpulan penelitian untuk lebih dikembangkan kembali,
ditindaklanjuti, maupun diterapkan. Saran berisi manfaat penelitian kepada
pembaca berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh kemudian diharapkan agar
dilaksanakan atau diterapkan oleh pembaca. Tujuan atau harapannya adalah agar
pembaca mampu menerapkan atau menggunakan hasil dari penelitian yang telah
dilakukan dalam aplikasinya secara langsung di masyarakat baik secara teoritis
maupun praktis.
11. Penutup
Penutup berisi harapan penulis kepada pembaca yaitu berharap
agar penelitian tersebut bermanfaat kepada pembaca. Penulis juga memberikan
kesan dan pesan serta ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang mendukung
penulis atas kontribusi nya untuk menyelesaikan makalah penelitian. Penutup
juga menjelaskan kekurangan serta kelebihan dalam penulisan makalah penelitian.
12. Daftar Pustaka
Daftar pustaka berisi daftar referensi-referensi yang
dicantumkan atau dipergunakan dalam penyusunan makalah. Daftar pustaka berisi
paling sedikit 25 referensi, bisa dari jurnal, maupun buku. Penulisan daftar
pustaka harus disusun secara sistematis serta diurutkan secara sistematis
berdasarkan abjad/alfabetis menurut nama pengarang.
Mengatur Ukuran Margin, Kertas, Font Makalah Dengan Benar:
1.
Mengatur margin, untuk mengatur margin dari sebuah makalah
bisa menggunakan format 4 4 3 3 dengan satuan cm. Berhubungan satuan
defaultnya adalah inci maka anda harus mengubahnya dulu ke bentuk cm
dengan cara : Klik Star -> Office Button -> Words Option ->
Advanced -> Display -> Ok.
Setelah mengubah satuan ke cm sekarang baru mengatur ukuran margin : klik Page Layout
-> pilih Margin -> Custom Margins
. Setelah itu atur margin dengan ketentuan :
Top = 4, Left = 4, Botton = 3, Right = 3. Lalu klik Ok.
2. Sekarang mengatur ukuran kertas. Kertas yang digunakan adalah
A4, untuk cara mengubahnya : klik Page layout -> Size -> A4.
3. Mengatur font (tulisan). Jenis tulisan yang digunakan adalah Times New Roman, dengan ukuran font 12. Bisa dengan mudah mengaturnya melalui tab Home.
4. Mengatur spasi. Spasi yang digunakan adalah 1.5. Untuk mengaturnya pada tab Home lihat bagian Paragraph klik Line Spacing. Sperti contoh gambar dibawah ini.
|
untuk pengaturan spaci |
|
Sekarang silahkan memulai ketik makalah anda. Jika sebelumnya makalah
anda sudah ada dan ingin mengatur ukuran margin, kertas dan font cukup
edit dengan cara blok semua tulisan yang ada dan lakukan perintah
diatas. Dengan mengatur ukuran margin, kertas, font dan spasi berarti
makalah anda sudah memenuhi kriteria aturan dalam penulisan karya
ilmiah.
semoga bermanfaat.........